FENDI Men’s Spring/Summer 2025

Menjelang perayaan seabad FENDI, koleksi nostalgia semakin kuat diperlihatkan.
by Fazil Pamungkas
0 comment

Peragaan FENDI Men’s Spring/Summer 2025. Foto: FENDI

FENDI tengah bersiap merayakan tahun keseratus perjalanan mereka di industri mode. Rumah pakaian mewah asal Italia ini pun mengeluarkan koleksi pria di peragaan “FENDI Men’s Spring/Summer 2025” yang penuh nostalgia.

Peragaan busana FENDI Men’s Spring/Summer 2025 berlangsung di Open Studio seluas 7000m² di Super Studio Maxi di Milan —ruang acara bersertifikasi LEED (Leadership in Energy and Environmental Design) Gold® pertama di Eropa. Dirancang oleh Nico Vascellari, desain set minimalis dalam panggung peragaan ini menampilkan enam kolom cermin, dan monolit bergerak yang melacak jalur para model selama pertunjukan, menciptakan koridor luas dan pantulan yang tak terbatas. Soundtrack elektronik khusus dari Vascellari yang berkolaborasi dengan Rocco Rampino menampilkan irama romantis, yang dirancang untuk merespons koleksi dan suasana siang hari.

Koleksi FENDI Men’s Spring/Summer 2025. Foto: FENDI

Direktur Artistik Aksesori dan Pakaian Pria, Silvia Venturini Fendi, menganalogikan FENDI sebagai kapsul waktu yang mencerminkan beberapa dekade keahlian dan semangat para pengrajin Italia. Dan Koleksi FENDI Men’s Spring/Summer 2025 merupakan sebuah penghormatan terhadap perjalanan dan dedikasi yang dicurahkan dalam bentuk kemewahan.

Koleksi pakaian pria FENDI 2025 menunjukkan ekspresi lembut maskulinitas kontemporer melalui lensa kemewahan modern. Jika dulu seragam untuk bekerja dan bermain menjadi lambang elit internasional, kini konsep tersebut didekonstruksi dan ditampilkan kembali dalam nuansa lembut oleh FENDI. Palet mineral sherbet dan kabut, gading, karamel, dan warna susu mentega bercampur dengan warna biru lembut dan nila alami, hitam, serta hijau hutan.

Koleksi FENDI Men’s Spring/Summer 2025. Foto: FENDI

Dari ujung kepala hingga kaki, koleksi ini memamerkan kehebatan jahitan Selleria —teknik yang diwariskan kepada keluarga Fendi oleh para pembuat pelana kuda Romawi pada 1925. Teknik ini lalu ditafsirkan ulang sebagai jacquard bergaris putus-putus dan dijalin sebagai garis atau logo FF berwarna melalui linen dan tekstur mewah, diaplikasikan sebagai permukaan pada denim boro Jepang, atau direduksi menjadi bingkai minimalis pada pakaian luar berbahan wol maupun produk kulit.

Beberapa koleksi dengan volume yang halus menciptakan bentuk nostalgia menawan, seperti pada jaket bomber berbahan kain yang luas, trench coat yang mengalir, dan blazer tiga kancing yang dipasangkan dengan celana panjang berpotongan longgar di bagian kaki. Detail berkontur pada beberapa pakaian menghadirkan kombinasi menarik: lengan kemeja poplin yang dipotong di bagian siku dapat dikenakan panjang atau pendek, polo shirt yang melilit dari tenggorokan hingga tulang rusuk, dan rajutan sutra asimetris yang tidak dikancingkan di bagian pundak menciptakan modularitas yang lapang. Celana pendek berlipit, berpadu dengan kemeja panjang bersaku tempel dan dasi sutra dilapisi jaket musim panas pendek dengan kombinasi warna linen, kulit, katun kotak-kotak Madras, dan suede ultra ringan.

Koleksi FENDI Men’s Spring/Summer 2025. Foto: FENDI

Koleksi aksesori FENDI Men’s Spring/Summer 2025 mencerminkan obsesi Selleria musim ini, mulai dari tas “Peekaboo ISeeU Soft” dan tas diagonal yang lentur, tas selempang “Baguette Double” dengan risleting, serta tas Baguette tambal sulam yang terbuat dari potongan kain warna-warni atelier FENDI. Detail whipstitch menghiasi sepatu FENDI Force berpanel kontras musim ini, bersama dengan loafer bersol cetakan dan sepatu slip-on berbahan kulit paten atau bersulam benang lilin.

You may also like