Diageo World Class 2024 Indonesia Final

I Putu Aris Sanjaya Putra dari Bali wakili Indonesia di kompetisi bartender sedunia di Shanghai, China.
by Fazil Pamungkas
0 comment

Perhelatan Diageo World Class Indonesia Final tahun ini kembali digelar. Acara tahunan yang mempertemukan para bartender terbaik dari bar-bar di Indonesia ini memperebutkan tiket kompetisi Diageo World Class tingkat dunia di Shanghai, China, September 2024 mendatang.

Diageo World Class Indonesia Final adalah bagian dari acara tahunan Diageo World Class yang diselenggarakan oleh produsen minuman beralkohol premium, Diageo. Acara ini telah berlangsung selama 13 tahun, menginspirasi ratusan ribu bartender di seluruh dunia untuk menggali kreativitas dan inovasi dalam menyajikan koktail terbaik.

Sejak Mei 2024, Diageo telah memulai rangkaian kegiatan kompetisi di Indonesia. Mereka mengundang delapan bartender terbaik dari Jakarta, Malang, Surabaya, dan Bali untuk bersaing di babak semifinal dan final yang berlangsung di Bimasena the Dharmawangsa Jakarta.

Alefiyah Sarma. Foto: Diaego

”Tahun ini Diageo merayakan 15 tahun penyelenggaraan Diageo World Class, sebuah kegiatan yang telah menjadi sumber inspirasi yang luar biasa bagi banyak orang di sekeliling kami. Kegiatan Diageo World Class membantu para mitra, para bartender, dan pemilik bar untuk lebih memahami budaya minum yang bertanggung jawab dan mengeksplorasi premium cocktail dari merek-merek premium Diageo yang menyimpan warisan dan cerita yang begitu panjang,” ujar Alefiyah Sarma, President Director Diageo Indonesia.

Menurut Alefiyah, topik fine drinking yang dibawa oleh Diageo World Class tahun ini menegaskan komitmen Diageo untuk senantiasa menjaga proses produksi dan pemasaran minuman beralkohol secara bertanggung jawab. “Misi Diageo World Class ini sangat sejalan dengan upaya Diageo membangun apresiasi terhadap minuman koktail, untuk menikmati setiap tegukan dari segelas koktail yang disuguhkan bartender.”

Finalis Diageo World Class. Foto: Diageo

Dari karya yang dihasilkan serta keterampilan yang diasah, Diageo World Class turut memberikan peran dalam meningkatkan kualitas produk minuman beralkohol di Indonesia. Kementerian Perindustrian turut memberikan tanggapan terkait acara ini, melalui Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin, Merrijantij Panguan Pintaria.

“Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Diageo melalui Diageo World Class yang ikut mendorong inovasi pada industri minuman khususnya industri minuman beralkohol yang mendukung sektor pariwisata,” kata Merrijantij. “Kami optimis event ini juga menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkenalkan produk Indonesia di tingkat global, serta memberikan akses bagi industri dalam negeri untuk pemenuhan kebutuhan minuman beralkohol bagi sektor pariwisata serta peningkatan ekspor.”

Don Julio. Foto: Diageo

 

Dalam perhelatan Diageo World Class Indonesia Final, para bartender membuat koktail inovatif menggunakan dua merek premium Diageo, yakni Don Julio dan The Singleton. Masing-masing bartender diminta menyajikan dua koktail dengan campuran tequila dari Don Julio dan single malt dari The Singleton dan menyajikannya kepada Dewan Juri.

“Koktail adalah perpaduan sempurna antara seni dan ilmu bartending. Setiap minuman memiliki sebuah kisah yang menarik untuk disimak dari bahan baku premium hingga teknik yang digunakan untuk mencampurnya. Diageo World Class mendorong bartender untuk mengulik cerita ini dan menyampaikannya kepada konsumen. Selain rasa, menikmati koktail menjadi sebuah pengalaman yang immersive dan patut untuk diapresiasi,” ungkap Adrian Michalcik, Diageo World Class Winner 2022, sekaligus juri Diageo World Class 2024 Indonesia Final.

“Bartending adalah profesi yang membutuhkan skill yang harus diasah melalui berbagai pelatihan dan kompetisi. Bartender harus memahami keunikan tequila dari Don Julio atau single malt dari The Singleton agar bisa menyajikan ide dan resep minuman yang luar biasa. Diageo World Class menekankan pada kualitas dan keahlian dan kami ingin melihat kreativitas dan inovasi bartender serta mendengar cerita luar biasa dari koktail yang mereka buat,” lanjut Adrian.

Dewan Juri Diageo World Class Indonesia Final. Foto: Diageo

Selain Adrian, Dewan Juri yang hadir di Diageo World Class Indonesia Final adalah Group Head Bar Manager at Union Group Kiki Moka, Global Relationships Director Nolet Distillery Schiedam Holland Dennis Tamse, dan Whisky Educator and Founder of Highlander Inn Jakarta Andrew Soetiono. Dewan Juri akan mencari lebih dari sekadar rasa koktail yang lezat, tetapi juga seni dan cerita di balik setiap Kreasi, termasuk kreativitas dan presentasi penyajian.

Penyelenggaraan Diageo World Class adalah bagian dari Diageo Bar Academy, yang berkomitmen untuk menyediakan pelatihan dan sumber daya yang dapat mudah diakses oleh para pelaku di industri hospitality untuk menciptakan industri yang berkelanjutan, inclusive, dan maju. Di Indonesia, Diageo Bar Academy telah berlangsung sejak 2010 dan melatih lebih dari 30,000 orang profesional di Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, dan Makassar.

Di saat berlangsungnya Indonesia Final Diageo World Class 2024, Merrijantij juga menyampaikan harapan dan apresiasinya pada kompetisi ini, “Kami melihat dampak luar biasa dari inisiatif Diageo World Class. Program ini menunjukkan bagaimana bisnis dapat secara aktif berkontribusi untuk meningkatkan kualitas pelaku dalam industrinya masing-masing. Dengan mendorong lingkungan yang inklusif, Diageo World Class ikut memajukan standar industri dan menciptakan peluang bagi masyarakat Indonesia untuk terus mengembangkan potensinya serta berkontribusi bagi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.”

I Putu Aris Sanjaya Putra. Foto: Diageo

Pada momen Indonesia Final yang telah dinanti, I Putu Aris Sanjaya Putra dari Sycro Base Bali diumumkan sebagai pemenang Diageo World Class Indonesia 2024 berhasil mengungguli 100 kontestan lainnya dan akan mengikuti berbagai pelatihan persiapan untuk mewakili Indonesia di Diageo World Class Global Final 2024 di Shanghai, China, bersaing dengan bartender terbaik lainnya dari 60 negara.

You may also like