Sanlorenzo 50Steel “Almax”, Superyacht Pertama di Dunia Berbahan Bakar Metanol

Menggunakan bahan bakar metanol, superyacht ini menghasilkan tenaga hingga 100 kW, dengan mesin dan generator diesel dimatikan.
by Fazil Pamungkas
0 comment

Supeyacht 50Steel. Foto: Maurizio Baldiph

Sanlorenzo membuat sejarah di dunia kelautan belum lama ini.

Galangan kapal asal Italia tersebut sukses meluncurkan superyacht baja sepanjang 164 kaki (sekitar 50 meter) dengan sistem bahan bakar metanol ramah lingkungan yang inovatif dalam acara eksklusif di La Spezia, Italia. Diberi nama “Almax”, 50Steel ini menjadi yacht pertama di dunia yang menggunakan sel bahan bakar metanol untuk menghasilkan tenaga bebas emisi, menurut Sanlorenzo.

”Dengan peluncuran 50Steel, Sanlorenzo merayakan pencapaian penting dalam sejarahnya, dengan semangat inovasi dan keberlanjutan,” kata ketua dan CEO Sanlorenzo Group, Massimo Perotti, dalam sebuah pernyataan. “Lini superyacht baru ini mewujudkan semangat pionir dan gairah akan tantangan yang selalu memandu kami dalam kemajuan desain dan konstruksi armada kami.”

Dikembangkan dalam kemitraan dengan Siemens Energy, sistem sel bahan bakar reformer modular mula-mula mengubah biomethanol menjadi hidrogen, kemudian menjadi energi listrik yang bersih. Artinya tidak ada hidrogen yang perlu disimpan di kapal. Sistem ini dapat menghasilkan hingga 100 kW, dengan mesin dan generator diesel dimatikan.

Superyacht 50Steel. Foto: Maurizio Baldiph

Sanlorenzo memperkirakan sistem ini akan mencakup sekitar 90 persen waktu penggunaan superyacht dengan nol emisi. Sementara dalam hal tenaga, 50Steel ditenagai oleh mesin MAN yang memungkinkan kecepatan maksimum sebesar 16 knot, kecepatan jelajah 12,5 knot, dan jarak tempuh 4000 mil laut pada kecepatan 11 knot.

Selain itu, 50Steel baru ini akan dilengkapi dengan HER (ruang mesin tersembunyi) pertama di industri yang membuat jumlah ruang tinggal di kapal semakin luas sekaligus menjaga yacht di bawah 500 GT. Ruang mesin, yang biasanya terdiri dari dua tingkat, secara cerdik diintegrasikan ke dalam dek bawah dengan sistem propulsi yang tersebar secara horizontal. HER telah menciptakan lebih banyak ruang di dek bawah, yang dimanfaatkan Sanlorenzo untuk menambahkan Ocean Lounge.

Superyacht 50Steel. Foto: Maurizio Baldiph

Mendapat sentuhan eksterior dari Zuccon International Project, dan interior oleh Piero Lissoni, 50Steel menampilkan lima dek bertingkat, garis-garis yang bersih dan ramping, serta keanggunan khas Sanlorenzo. Dek utama memiliki tempat bersantai luas dan ruang makan dengan tinggi langit-langit beragam. Dek atas dilengkapi dengan ruang besar lain, sementara dek bawah memiliki gym, spa, dan akomodasi tamu —tata letak yacht ini mencakup empat kabin tamu dan satu suite utama. Dalam hal dekorasi, direktur seni Sanlorenzo telah menciptakan estetika yang canggih dengan elemen-elemen unik, seperti dinding kayu gelap dan langit-langit bertingkat.

Eksterior bagian dek juga tidak lupa dipoles mewah. Di bagian belakang terdapat ruang bersantai terbuka yang luas dilengkapi dengan kolam renang, dan tiga teras lipa yang dapat dibuka untuk menciptakan ruang seluas lebih dari 1600 kaki persegi (148 meter persegi). Kolam renang lain juga dapat ditemukan di area berjemur kapal ini.

50Steel pertama akan dikirimkan pada bulan Juli tahun ini.

Ditulis oleh: Rachel Cormack

Diterjemahkan oleh: Fazil Pamungkas

You may also like